Dimana
Terus kuputar bola mataku
Kulempar pandanganku ke segala arah
Dimana
Tak kulihat sosok kalian
Satupun tak ada
Satupun!!
Dimana
Aku putus asa
Terus berlari seperti orang gila
Terus mencari bayang kalian
Dimana
Walau ku tau kalian tak akan kutemukan
Tetap saja ku mencari
Pura-pura tidak tau
Pura-pura lupa ingatan
Dimana
Aku sendirian
Berteriak
Kemudian mematung dengan tangisan bisu
.....
Hanya sepenggal mimpi yang tak bisa kuhapus dari benakku
WELCOME TO MY LIFE
" Are you ready to find out things about me? "
17/04/16
16/04/16
Diet?
3 kg hilang dalam waktu 5 hari
Hahahahhahaaha
Finally, i found a perfect diet programme for my self!
It's sadness.
They said when u sad u will eat much more food than usual. But i think its not work for me.
I just can't eat when my heart is broken. LOL.
Yeah. 'Sadness' will be my perfect kind of diet.
Hahahahhahaaha
Finally, i found a perfect diet programme for my self!
It's sadness.
They said when u sad u will eat much more food than usual. But i think its not work for me.
I just can't eat when my heart is broken. LOL.
Yeah. 'Sadness' will be my perfect kind of diet.
Yeahahahhaha
15/04/16
alone
Meninggalkan..
Tapi yang kurasakan malah ditinggalkan
Ditinggal sendirian diantara sosok-sosok yang belum ku kenal
Dipaksa menutup buku yang telah susah payah ku tulis
Dipaksa memulai dari awal lagi rangkaian cerita yang entah kenapa membuatku takut dan lelah membayangkannya
Dipaksa rela dan siap bila dilupakan dan digantikan di hati mereka..
Tak bisa menangis lagi karena tak mau mereka ikut menangis
Tak bisakah aku hilang ingatan?
Hatiku terlalu payah untuk menerima
Sepertinya aku tak akan pernah bisa menerima
Mengapa harus terasa sesakit ini?
Hanya bisa berharap akan menemukan jawaban
Hanya bisa berpura-pura bahagia untuk sementara
Hanya bisa meyakinkan diri bahwa aku akan baik-baik saja tanpa mereka
Tapi yang kurasakan malah ditinggalkan
Ditinggal sendirian diantara sosok-sosok yang belum ku kenal
Dipaksa menutup buku yang telah susah payah ku tulis
Dipaksa memulai dari awal lagi rangkaian cerita yang entah kenapa membuatku takut dan lelah membayangkannya
Dipaksa rela dan siap bila dilupakan dan digantikan di hati mereka..
Tak bisa menangis lagi karena tak mau mereka ikut menangis
Tak bisakah aku hilang ingatan?
Hatiku terlalu payah untuk menerima
Sepertinya aku tak akan pernah bisa menerima
Mengapa harus terasa sesakit ini?
Hanya bisa berharap akan menemukan jawaban
Hanya bisa berpura-pura bahagia untuk sementara
Hanya bisa meyakinkan diri bahwa aku akan baik-baik saja tanpa mereka
12/04/16
bye
Seperti ditusuk pisau dalam-dalam
Lalu berusaha dicabut paksa
Sehingga melukai tempat yang sebelumnya tak terluka
Sakit
Entah mengapa tangisanku terus saja mengalun
Ataukah pengaruh hormon yang berubah akibat haid?
Rasanya seperti ada duri yang menusuk ulu hati
Ataukah gastritisku kambuh?
Sakit
Seperti setengah nyawaku melayang entah kemana
Saat kusadari namaku tak ada lagi diantara nama kalian
Saat kusadari tidak akan ada lagi cerita tentang kita
Saat kusadari tidak akan ada lagi degupan jantung yang bertambah cepat akibat tertawa bersama kalian
Saat kusadari tidak akan ada lagi kening yang berkerut karena khawatir tentang hal yang sama dengan kalian
Sakit
Tak bisa kugambarkan dengan kata-kata
Sakit
Begitulah rasanya harus terpisah dari kalian
Lalu berusaha dicabut paksa
Sehingga melukai tempat yang sebelumnya tak terluka
Sakit
Entah mengapa tangisanku terus saja mengalun
Ataukah pengaruh hormon yang berubah akibat haid?
Rasanya seperti ada duri yang menusuk ulu hati
Ataukah gastritisku kambuh?
Sakit
Seperti setengah nyawaku melayang entah kemana
Saat kusadari namaku tak ada lagi diantara nama kalian
Saat kusadari tidak akan ada lagi cerita tentang kita
Saat kusadari tidak akan ada lagi degupan jantung yang bertambah cepat akibat tertawa bersama kalian
Saat kusadari tidak akan ada lagi kening yang berkerut karena khawatir tentang hal yang sama dengan kalian
Sakit
Tak bisa kugambarkan dengan kata-kata
Sakit
Begitulah rasanya harus terpisah dari kalian
01/04/16
Pulang
Hanya sepenggal cerita dari berbagai rangkaian kisah tentang pulang.
Dan disana ada kamu dan aku.
Setelah sakit hati yang ku kubur begitu dalam di tempat terkelam di hatiku.
Setelah pengkhianatanmu yang tak bisa ku teriakkan ke semua orang karena hal tentang kita semuanya tersembunyi
Setelah seenaknya kamu menghancurkan hatiku, memilih bersama dia, ketika kamu bilang akan menunggu padahal sudah kusuruh untuk tidak
Setelah aku menyesal menurutimu, tetap mencintaimu, tetap bertahan dengan jarak yang membunuh hatiku
Setelah aku benar-benar hancur tanpa ada yang tau
Setelah semua itu, ya, setelah semua itu..
Kupaksakan mataku untuk menatapmu
Kupaksakan bibirku menyebutkan namamu
Kupaksakan semua bagian tubuhku untuk tidak bereaksi tentang 'semua itu'
Dan kamu melihatku, menatapku, berbicara denganku, seperti lupa ingatan tentang dosamu padaku..
Dan aku pun pura-pura lupa ingatan tentang betapa hancurnya aku karena kamu yang menyakitiku waktu itu dari jarak ribuan kilometer..
Tak terucap semua kata yang telah kupikirkan jika bertemu denganmu
Tak terungkap kemarahan dan kekecewaan yang menggerogotiku
Dan, semuanya berlalu..
Dan, aku baik-baik saja..
Ya, baik-baik saja..
Entah kenapa aku memaafkanmu
Benar-benar memaafkan dan merelakan
Pulang memang menyenangkan
Meski awalnya sakit, tapi aku ingin pulang lagi
Tapi, semoga tanpa kamu di hati di pikiranku ☺
Dan disana ada kamu dan aku.
Setelah sakit hati yang ku kubur begitu dalam di tempat terkelam di hatiku.
Setelah pengkhianatanmu yang tak bisa ku teriakkan ke semua orang karena hal tentang kita semuanya tersembunyi
Setelah seenaknya kamu menghancurkan hatiku, memilih bersama dia, ketika kamu bilang akan menunggu padahal sudah kusuruh untuk tidak
Setelah aku menyesal menurutimu, tetap mencintaimu, tetap bertahan dengan jarak yang membunuh hatiku
Setelah aku benar-benar hancur tanpa ada yang tau
Setelah semua itu, ya, setelah semua itu..
Kupaksakan mataku untuk menatapmu
Kupaksakan bibirku menyebutkan namamu
Kupaksakan semua bagian tubuhku untuk tidak bereaksi tentang 'semua itu'
Dan kamu melihatku, menatapku, berbicara denganku, seperti lupa ingatan tentang dosamu padaku..
Dan aku pun pura-pura lupa ingatan tentang betapa hancurnya aku karena kamu yang menyakitiku waktu itu dari jarak ribuan kilometer..
Tak terucap semua kata yang telah kupikirkan jika bertemu denganmu
Tak terungkap kemarahan dan kekecewaan yang menggerogotiku
Dan, semuanya berlalu..
Dan, aku baik-baik saja..
Ya, baik-baik saja..
Entah kenapa aku memaafkanmu
Benar-benar memaafkan dan merelakan
Pulang memang menyenangkan
Meski awalnya sakit, tapi aku ingin pulang lagi
Tapi, semoga tanpa kamu di hati di pikiranku ☺
Langganan:
Postingan (Atom)